Jakarta, Bimas Islam -- Kepala KUA Matangkuli, Helmi Saputra mengungkapkan, antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke KUA Matangkuli setelah direvitalisasi meningkat. Terlebih lagi, saat ditunjuk sebagai KUA Percontohan Ekonomi Umat.
"Banyak warga yang datang ke kami untuk mengetahui program KUA Percontohan Ekonomi Umat," ungkap Helmi saat menjadi narasumber dalam acara Obsesi di channel Youtube Bimas Islam TV, Jumat (14/10/2022).
Helmi mengatakan, setelah membuka pendaftaran kepada warga untuk mendapatkan bantuan Kemenag, mereka melakukan verifikasi dan asesmen ke lapangan. Hal ini, lanjutnya, agar bantuan tepat sasaran dan dapat berkembang.
"Sesuai aturan dalam juknis, kami memilih 10 penerima manfaat yang sesuai kriteria, yakni keluarga muda, kaum duafa, pengusaha yang terdampak pandemi, serta warga binaan penyuluh," lanjutnya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Matangkuli, Zulfahmi Wahyudillah mengatakan, perkembangan para penerima manfaat program KUA Percontohan Ekonomi Umat kini semakin banyak peningkatan.
"Bahkan ada beberapa penerima manfaat yang kini memperluas pasar mereka, tidak hanya menjual di sekitar Aceh Utara, tapi juga hingga ke luar Provinsi Aceh," imbuhnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Inpassing Pengawas Jaminan Produk Halal, Kemenag Tekankan Kompetensi dan Batas Kewenangan
Bogor, Bimas Islam — Penyetaraan jabatan fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) perlu diikuti peningkatan kompetensi teknis, pemahaman regulasi, dan…



