Gorontalo, Bimas Islam --- Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo memberikan apresiasi terhadap Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) yang dilaksanakan di 4 provinsi pada tahun 2021.
"PKPAI ini langkah cerdas Kemenag untuk menggandeng penyiar dalam menyosialisasikan program," ungkap Kasi Penais Kanwil Kemenag Gorontalo, Reny Armita Sari dalam Obsesi Episode 46 yang dilaksanakan di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Selasa (2/11/21) sore.
Reni juga menyampaikan, sebanyak 29 penyiar se-Gorontalo merasa antusias dengan kegiatan yang berisi pembinaan kompetensi teknis terkait cara membuat konten, wawasan kepenyiaran, kebangsaan, dan keagamaan.
"Semoga ke depan kegiatan tidak hanya menyasar pada pembinaan kompetensi, tetapi juga pengembangan program siaran," tambahnya.
Hadir dalam Obrolan Seputar Soal Islam (Obsesi) episode 46 ini secara virtual, Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Ditjen Bimas Islam, Sayid Alwi Fahmi dan Kasi Siaran Keagamaan Islam, Nur Kumala Dewi secara luring.
Obsesi 46 juga menghadirkan secara virtual dua Moderat Millenial Agent (MMA) dari Provinsi Aceh, Selamat Ariga, dan MMA Provinsi Jawa Tengah, Abdul Aziz. MMA terdiri dari dua orang yang terpilih pada tiap pelaksanaan PKPAI dinilai dari keaktifan selama kegiatan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Dukung Keberlanjutan PaRD, Perkuat Kerja Sama Agama dan Pembangunan
Bangkok, Bimas Islam — Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen mendukung keberlanjutan International Partnership on Religion and Sustainable Development…



