Madiun, Bimas Islam --- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) dan Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kabupaten Madiun melaksanakan Pesantren Tilawah II. Kegiatan yang dilaksanakan untuk kedua kali ini bertujuan membekali generasi milenial dengan akhlak qurani.
"Jumlah peserta 173 dari perwakilan desa, sekolah, dan madrasah se-Kecamatan Bakerejo, Kabupaten Madiun. Kita berharap lahirnya generasi milenial qurani," ungkap Ketua Pokjaluh Kabupaten Madiun, Kusnan melalui pesan tertulis kepada bimasislam Rabu (5/1/22).
Pesantren Tilawah II ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Wisma Wisnu, Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Madiun, Tawwabin mewakili Kepala Kankemenag Kabupaten Madiun.
Ketua FKPAI Kabupaten Madiun, M. Mahbubi menambahkan, peserta Pesantren Tilawah ini tidak hanya mendapatkan bekal ilmu cara membaca Al-Qur'an yang secara khusus dipersiapkan untuk Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) di berbagai tingkat.
"Tidak hanya ilmu tilawah, kita juga memberikan pembekalan tata cara ibadah, akhlak sehari-hari, dan bekal lain bagi generasi milenial," tambah Mahbubi.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Wisma Wisnu, Gus Khoirul Syaiful Anwar berharap kegiatan ini mampu menjadi syiar Islam sekaligus motivasi bagi pesantrennya agar terus mengembangkan dakwah.
"Kehadiran santri Pesantren Tilawah dari berbagai penjuru desa ini benar-benar menjadi spirit dan motivasi kami untuk terus mengembangkan dakwah dan mensyiarkan Al-Quran kepada generasi milenial muslim dalam menghadapi tantangan zaman. Ini benar-benar harus dikawal bersama-sama," harapnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



