Bantul, Bimas Islam --- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bantul, Aidi Johansyah bersama Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Sewon mengunjungi empat rumah ibadah di Desa Sadar Kerukunan Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Selasa (28/12).
Aidi mengatakan, kunjungan tersebut dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-76 Kementerian Agama. Selain peringatan HAB ke-76 Kementerian Agama, kunjungan tersebut juga dimaksudkan untuk menyaksikan bagaimana kehidupan sosial keagamaan di Desa Sadar Kerukunan itu.
"Kami mengunjungi empat tempat ibadah untuk melihat kehidupan sosial mereka yang rukun dan damai berdampingan,” ujar Aidi dalam kunjungannya yang disambut Kepala Desa Pendowoharjo, Gus Hilmi Hakimudin, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat.
Aidi mengaku terkesan dengan empat rumah ibadah antaragama yang dikunjungi, yaitu Pura Karang Gede yang berdiri sejak tahun 1973 masehi, Susteran Gembala Baik, Masjid Darul Falah, dan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Pendowoharjo.
“Desa Pendowoharjo ini telah dicanangkan oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Desa Sadar Kerukunan. Semoga kerukunan ini tetap kita pertahankan selamanya. Sebab tanpa ada kerukunan, kita tidak akan bisa bahagia,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pendowoharjo, Gus Hilmi Hakimudin mengatakan, salah satu komitmen dalam merawat kerukunan itu adalah menjaga hak umat Kristiani menyelenggarakan peringatan Hari Natal.
“Dengan dibantu aparat, alhamdulillah, tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan. Semoga kami yang mengemban agama dapat memberikan nilai lebih dan dampak positif bagi wilayah-wilayah lainnya,” katanya.
Penyuluh Agama Islam KUA Sewon, Rustam Nawawi menyampaikan akan turut memberikan penyuluhan kepada masyarakat melalui bahasa agama dan turut merekatkan kerukunan antarumat beragama di Desa Pendowoharjo.
“Kita akan turut memberikan informasi terkait praktik moderasi beragama di Desa Pendowoharjo kepada masyarakat, baik melalui media sosial, pengajian, maupun muamalah dalam kehidupan sehari-hari,” kata Rustam.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



