Cilacap, Bimas Islam --- Kantor Kemenag Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) angkatan XXX. Dalam Bimwin tersebut, fasilitator membagikan kiat membangun keluarga yang kokoh.
"Keluarga yang kokoh dimulai dari pemahaman yang menyeluruh tentang makna keluarga. Semua harus memahami bahwa keluarga menjadi penentu apakah anggotanya nanti masuk surga atau neraka," ungkap Mualimah, salah satu fasilitator Bimwin di Cilacap, Rabu (24/11/21).
Selain Mualimah, hadir pula fasilitator lain dari pemuka agama dan tenaga kesehatan. Mereka adalah Mansyur Ashari, Rosidah, dan Esti Marlina Setyowati.
"Keluarga yang kokoh juga efektif dalam menekan angka perceraian. Ini penting dipahami oleh setiap pasangan calon pengantin agar tidak gagap saat menjalani kehidupan setelah akad nikah," tambahnya.
Dalam kegiatan yang diselingi dengan game, ice breaking, dan diskusi santai ini, fasilitator juga mengajarkan fondasi rumah tangga yang harus dijaga agar rumah tangga menjadi kokoh dan harmonis.
"Ada lima pilar keluarga yang kokoh atau keluarga sakinah, yaitu berpasangan, janji kokoh, saling hormat, setia dan sayang, musyawarah, serta saling rela," pungkas Mualimah yang merupakan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Wanareja.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



