Tangerang Selatan, Bimas Islam -- Kepala Kankemenag Tangerang Selatan (Tangsel) Dedi Mahfudin membuka Bimtek Penguatan Materi Aplikasi E-Dupak dan Bukti Fisik Penghulu. Kegiatan yang digagas APRI Tangsel ini digelar di Serpong, Tangerang, Rabu (28/9).
"Para penghulu dituntut harus mengikuti perkembangan zaman, harus menguasai ilmu pengetahuan tentang teknologi, karena sekarang semuanya sudah serba digital bahkan dalam penginputan data. Jangan mengandalkan orang lain,” ujar Dedi dalam sambutannya.
Dia berharap seluruh penghulu Kemenag Tangsel selalu semangat dalam meningkatkan kompetensi, khususnya terkait teknologi. “Ilmu lebih berharga dari apa pun. Jadi pantang menyerang, selalu semangat belajar,” tegasnya.
Menurut Dedi, salah satu upaya meningkatkan kapasitas penghulu berbasis teknologi adalah dengan menggelar bimtek. Bimtek tersebut, kata dia, sangat penting agar para penghulu memahami peraturan baru tentang E-Dupak (Daftar Usulan Kenaikan Pangkat Elektronik).
“Peraturan Menteri Agama No. 16 tahun 2021 tentang Juknis Jabatan Fungsional Penghulu harus dipahami,” ungkapnya.
Dia berharap, melalui bimtek, kualitas penghulu meningkat, sehingga masyarakat semakin puas dengan kinerja penghulu. "Mari kita berikan layanan terbaik kepada masyarakat. Mereka berhak atas layanan yang berkualitas," pungkas Dedi.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Inpassing Pengawas Jaminan Produk Halal, Kemenag Tekankan Kompetensi dan Batas Kewenangan
Bogor, Bimas Islam — Penyetaraan jabatan fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) perlu diikuti peningkatan kompetensi teknis, pemahaman regulasi, dan…



