Polewali Mandar, Bimas Islam -- Kanwil Kemenag bersama BAZNAS Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar kegiatan literasi zakat di Kantor Kemenag Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (16/10/2022). Kegiatan ini diikuti jajaran Kankemenag Kabupaten/Kota, Kepala KUA, Kepala Madrasah, Penyuluh Agama Islam, dan perwakilan pengurus UPZ masjid se-Sulbar.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mengemukakan, Kemenag telah melakukan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di antaranya, melalui program Kampung Zakat, KUA Percontohan Ekonomi Umat, dan Inkubasi Wakaf Produktif.
"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat, karena hasil zakat mereka dapat terlihat melalui program-program tersebut," ujar Tarmizi.
Tarmizi mengungkapkan, untuk program Kampung Zakat, Kemenag telah meresmikan di Desa Kambunong, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah. Ia berharap, Kampung Zakat tersebut dapat berkembang dan menjadi desa mandiri dalam waktu 3 tahun ke depan.
"Sedangkan untuk KUA Percontohan Ekonomi Umat, ada di KUA Kecamatan Mamuju. BAZNAS dan LAZ turut kita libatkan dalam program pemberdayaan umat ini," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulbar, Syafrudin Baderung mengaku siap untuk bekerja sama dengan BAZNAS. Menurutnya, BAZNAS merupakan mitra strategis Kemenag untuk mengoptimalkan capaian zakat di Provinsi Sulbar.
"Untuk itu, saya minta KUA dapat menjadi perpanjangan tangan BAZNAS di tingkat kecamatan dengan membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ)," ujarnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Inpassing Pengawas Jaminan Produk Halal, Kemenag Tekankan Kompetensi dan Batas Kewenangan
Bogor, Bimas Islam — Penyetaraan jabatan fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) perlu diikuti peningkatan kompetensi teknis, pemahaman regulasi, dan…



