Banjar, Bimas Islam -- Ratusan warga Kalimantan Selatan (Kalsel) menyaksikan penampilan peserta MTQ Nasional ke-29 Cabang Tilawah Dewasa di halaman Masjid Al-Karomah, Martapura, Jumat (14/10/22) malam. Warga yang tidak kebagian kursi tampak khusyuk duduk bersila di halaman dengan alas seadanya.
Salah satu dari mereka adalah Johansyah. Pria berusia 72 tahun ini sengaja menyaksikan MTQ Nasional. Ia hadir bersama anak dan menantunya.
"Sengaja datang ke sini dari Kota Banjarmasin. Senang melihat MTQ Nasional, bacaan Al-Qur'an dilantunkan indah, menenteramkan jiwa," kata Johan, agak terbata dengan logat Banjar.
Semangat itu dipicu kenangan 52 tahun lalu saat Johan berusia 20 tahun. Saat itu, Kalsel menjadi tuan rumah MTQ Nasional III di Kota Banjarmasin pada tahun 1970.
"Dulu masih muda, saya dengan ribuan masyarakat lain jalan kaki ke halaman Masjid Sabilal Muhtadin," katanya mengenang.
Meski jumlah penonton di venue berkurang, Johan tetap menyambut gembira pelaksanaan MTQ Nasional ke-29. Menurutnya, MTQ menjadi salah satu cara mengajak generasi muda dekat dengan Al-Qur'an.
"Iya, sekarang kan banyak di media, jadi sedikit yang datang. Kalau dulu, kita tidak punya handphone, televisi masih sangat jarang," pungkasnya tersenyum.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Inpassing Pengawas Jaminan Produk Halal, Kemenag Tekankan Kompetensi dan Batas Kewenangan
Bogor, Bimas Islam — Penyetaraan jabatan fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) perlu diikuti peningkatan kompetensi teknis, pemahaman regulasi, dan…



