Bogor, Bimas Islam --- Peserta Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam Berbingkai Moderasi tampak khusyuk menyimak paparan narasumber pada hari kedua, Kamis (2/9/21) siang. Nanik Susanti, narasumber dari Kinan Nasanti Consultant terlihat bersemangat menyampaikan materi berjudul Menulis dan Industri Konten Kreatif.
"Penulis yang baik harus bisa merebut perhatian pembaca pada kesan pertama. Caranya, gunakan cerita sebelum sibuk berteori," ungkap Nanik yang sepanjang acara tak melepas maskernya.
Tulisan yang bagus, sambung alumnus Fakultas Sastra Universitas Indonesia ini, harus mampu menggali dan mengembangkan konten paling menarik dari keseluruhan tema yang ditulis.
"Pandai-pandailah memilih sudut pandang. Temukan yang paling menarik. Kemudian, gunakan konsep akhir adalah awal," tambahnya.
Akhir adalah awal, kata editor senior di Balai Pustaka ini, adalah kemampuan penulis yang mampu membuat pembaca menarik kesimpulan pada awal membaca dan semakin tertarik untuk melanjutkan membaca hingga akhir cerita.
"Jangan pula abaikan judul. Gunakan judul yang paling menarik," pungkas Nanik.
Sepanjang menyampaikan materi, Nanik aktif berjalan ke berbagai arah menyapa peserta yang duduk berjarak dan terus mengenakan masker. Sesekali, beberapa peserta menyampaikan pertanyaan bahkan memberikan kesan terhadap materi yang disampaikan.
Coaching Clinic yang merupakan kegiatan Subdit Kepustakaan Islam Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari 20 Penyuluh Agama Islam dan 20 Pegawai Ditjen Bimas Islam di Bogor, Rabu-Sabtu, 1-4 September 2021.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



