Nunukan, Bimas Islam -- Gempa berkekuatan 5,6 SR di Cianjur pada Senin (21/11/22) menyisakan banyak kisah. Tak hanya duka lantaran kehilangan rumah dan keluarga, ada pula kisah kedermawanan yang terus mengalir.
Misalnya, masyarakat di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Meski jaraknya ribuan kilometer dari Cianjur dan merupakan perbatasan Indonesia-Malaysia, masyarakat antusias memberikan sumbangan berupa harta.
"Meski jauh, tapi kita bersaudara. Semoga kepedulian kami, meski tak seberapa, bermanfaat bagi saudara-saudara penyintas gempa di Cianjur," ungkap warga Sebatik Timur, Kasma di Sebatik Timur, Jumat (2/12/22).
Kasma merupakan donatur tetap Kampung Sadar Zakat Sebatik Timur (Sakti). Kampung Sadar Zakat ini berada di bawah koordinasi UPZ Sakti dan BAZNAS Kabupaten Nunukan.
"Alhamdulillah pengurus Kampung Sadar Zakat Sakti terbukti amanah. Kita sering berzakat dan menitipkan bantuan kemanusiaan ke Kampung Sadar Zakat Sakti," ungkapnya.
Dihubungi terpisah, Bendahara UPZ Sakti yang merupakan Penyuluh Agama Islam KUA Sakti, Salmiah mengaku terharu ketika berkeliling ke rumah warga dan donatur. Katanya, masyarakat antusias memberikan bantuan meski sebagian besar dari mereka tidak mengetahui dan belum pernah ke Cianjur.
"Iya, kami pengurus Kampung Sadar Sakti berkeliling. Banyak donatur, mulai dari yang menyumbang ribuan hingga jutaan. Alhamdulillah, Kampung Sadar Zakat Sakti rutin menggalang dana kemanusiaan," terangnya.
Hanya dalam waktu dua hari, dana yang terkumpul sebanyak 17.170.000 rupiah. Dana ini dikumpulkan satu pintu ke BAZNAS Kabupaten Nunukan. "Alhamdulillah sudah diserahkan langsung ke BAZNAS Nunukan dihadiri pejabat Camat dan KUA Sebatik Timur, Kankemenag dan BAZNAS Nunukan, dan Kabid Bimas Islam dan Haji Kanwil Kemenag Provinsi Kaltara," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



