Majene, Bimas Islam --- Duka mendalam atas tewasnya 44 korban kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9/21) direspons dengan Salat Gaib oleh narapidana Rutan Kelas II B Majene, Sulbar. Salat Gaib ini dipimpin langsung oleh Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Majene, Muh. Naim.
"Saya ajak narapidana (napi) untuk berdoa dan Salat Gaib. Ini wujud kepedulian kami kepada sesama, sekaligus mengajarkan kepada napi untuk saling dukung dalam kebaikan meski berbeda tempat," ungkap Naim di Majene melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Kamis (9/9/21).
Salat Gaib dilaksanakan usai Salat Zuhur berjemaah. Hal ini dilakukan oleh Naim bertepatan dengan jadwal bimbingan dan penyuluhan yang biasa dia lakukan di rutan tersebut.
"Kami berdoa bersama, semoga semua korban husnul khatimah dan keluarganya diberi kesabaran terbaik," tambahnya.
Sebagai informasi, Naim merupakan Penyuluh Agama yang rutin memberikan pembinaan keagamaan di Rutan Kelas II B Majene. Naim mengajarkan cara membaca Al-Qur'an, cara ibadah, dan wawasan kebangsaan kepada para narapidana.
"Terutama soal akhlak. Bagaimana menjalin hubungan baik dengan Allah melalui ibadah langsung dan hubungan baik kepada manusia melalui akhlak yang baik, terutama nanti setelah mereka keluar dari rutan," pungkas Naim.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



