Jakarta, Bimas Islam --- Usai dilantik oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, Direktur Penerangan Agama Islam (Penais), Syamsul Bahri berkomitmen mengokohkan wajah umat Islam Indonesia yang damai dengan nilai keislaman. Menurutnya, komitmen ini akan diwujudkan melalui berbagai program Direktorat yang ia pimpin.
"Kita berharap syiar penerangan Islam lebih baik lagi. Kita akan mengokohkan Islam wasathiyah, Islam yang memiliki dan menampilkan konsep rahmatan lil 'alamin untuk menjadi negara yang damai dengan suasana-suasana keislaman," ungkap Syamsul saat ditemui bimasislam usai pelantikan di Kantor Kementerian Agama Pusat, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (18/5/21).
Syamsul menambahkan, konsep Islam sebagai rahmat bagi semesta alam ini diterima oleh semua kalangan karena memiliki spirit perdamaian dan toleran terhadap keberagaman di Indonesia.
"Kita juga akan melihat dan menggali potensi seni Islam yang berkembang di masyarakat. Nantinya akan sama-sama kita tampilkan sehingga keindahan Islam bisa dirasakan oleh semua pihak," tambah Mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur ini.
Selain itu, Syamsul juga akan terus menjalin komunikasi dan kerja sama terhadap semua pihak terkait program kerja di Direktorat yang akan dia nahkodai. Kerja sama ini, menurut Syamsul, diharapkan melahirkan banyak inovasi program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
"Misalnya dalam hal program di Subdirektorat Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur'an, kita akan terus dekati dan kerja sama dengan lembaga-lembaga yang melaksanakan kegiatan tilawatil Qur'an dan tahfizul Qur'an untuk terus mengembangkan kegiatan sehingga lahir inovasi program baru," tambah Pria kelahiran Negara, Provinsi Bali ini.
"Semangat kebersamaan ini merupakan keniscayaan. Kita mustahil mewujudkan keberhasilan tanpa kerja sama. Ini bukan hanya untuk internal Kementerian Agama, tapi untuk seluruh umat Islam Indonesia," pungkas Syamsul.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



