Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam, Adib mengatakan, ibadah puasa mempererat hubungan antara manusia dengan Allah. Hal itu disampaikan Adib dalam Kultum Menjelang Azan Magrib.
“Puasa adalah ibadah yang mempertajam hubungan antara manusia dengan Allah, sehingga Allah membuat ungkapan melalui firman-Nya, ‘Agar kalian bertakwa kepada Allah’,” kata Adib dalam acara yang merupakan rangkaian Inside Ramadan Spesial Bimas Islam yang tayang di JakTV, Jakarta, Jumat (8/4).
Menurut Adib, orang yang berpuasa adalah orang yang betul-betul terlatih untuk selalu merasakan kehadiran Allah Swt kapan dan di mana pun, sehingga orang itu akan menjaga amal ibadah puasanya dari sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.
“Oleh karenanya, marilah kita bangun kesadaran puasa tidak hanya semata-mata menahan diri dari lapar dan haus, tapi bagaimana puasa ini membangun kesadaran bahwa kita harus hadir bersama-sama Allah Swt, sehingga kita terhindar dari perbuatan-perbuatan tercela,” katanya.
Adib menerangkan, Rasulullah Saw pernah bersabda, banyak orang yang berpuasa, tapi puasanya hanya menghadirkan rasa lapar dan haus tanpa menerima pahala dari puasa itu sendiri. Karenanya, mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini mengajak warga Muslim senantiasa menjaga ibadah puasanya.
“Marilah kita bersama-sama menjaga ibadah puasa kita, menahan diri dari perbuatan-perbuatan yang kemudian mengakibatkan batalnya pahala puasa itu sendiri. Jangan sampai kita hanya menahan rasa lapar dan haus serta tidak menerima pahala yang langsung diberikan oleh Allah,” kata Adib.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



