Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, keragaman suku, bangsa dan budaya di Indonesia disatukan melalui moderasi beragama.
"Dalam konteks kehidupan berbangsa, bernegara, Indonesia teridiri dari suku, bahasa, agama, yang beragam. Untuk mengelola keragaman ini kita harus toleran, kita harus moderat," kata Kamaruddin di Jakarta, Senin (17/5/2021).
Kamaruddin menambahkan, sebagai seorang beragama, setiap warga negara harus menghargai keyakinan orang lain.
"Yang moderat itu menurut saya, kita hanya sebatas menghargai keyakinan orang lain. Bukan kita menerima akidah orang lain, tetapi kita menghargai," ujar Kamaruddin.
Kamaruddin mengatakan, Indonesia merupakan negara majemuk. Moderasi beragama kata Kamaruddin, adalah jalan tengah dalam mengelola keragaman suku, budaya, agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



