Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin, meminta Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) ikut terlibat menyosialisasikan program ketahanan keluarga.
"Ketahanan keluarga masuk dalam RPJMN, menjadi rencana strategis, salah satu program prioritas pemerintah. Kami juga mengajak teman-teman BKPRMI menyosialisasikan program ketahanan keluarga ini," kata Kamaruddin dalam audiensi BKPRMI di Gedung Kemenag, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (3/5/2021).
Kamaruddin menambahkan, ketahanan keluarga tidak hanya mengenai pernikahan. Ketahanan keluarga lanjutnya, juga mencakup kesehatan hingga ujung tombak program moderasi beragama.
"Ketahanan keluarga tidak hanya pernikahan, tetapi ada kesehatan disitu, mencegah stunting pada anak juga ada disitu, hingga pemahaman moderasi beragama,” ujar Kamaruddin.
BKPRMI pun menyatakan siap menyosialisasikan program-program Kementerian Agama, termasuk tentang ketahanan keluarga.
"Kami di BKPRMI juga mempunyai lembaga pengembangan pembinaan keluarga sakinah, kami ada 7 lembaga, salah satunya pembinaan keluarga sakinah. Kami siap berkolaborasi," kata Ketua Umum BKPRMI Said Aldi Al Idrus dalam audiensi tersebut.
Dalam audiensi selama 40 menit itu, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin didampingi oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar dan Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Muharam Marzuki. Sedangkan dari BKPRMI selain Ketua Umumnya, juga turut dihadiri jajaran pengurus BKPRMI.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



