Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mendorong peningkatan literasi umat Islam tentang kesadaran berzakat. Hal ini disampaikan Kamaruddin, dalam acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Lembaga Amil Zakat Nasional Mandiri Amal Insani (LAZNAS MAI) di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis (24/2/2022).
Kamaruddin mengatakan, meski banyak ayat-ayat dalam Al-Qur'an dan hadis yang menyampaikan ajakan untuk menunaikan zakat, namun capaian dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Indonesia masih belum maksimal.
"Oleh karena itu, ini merupakan tantangan kita bersama agar bagaimana caranya memberikan literasi yang mencerahkan kepada masyarakat tentang pentingnya berzakat," ujar Kamaruddin.
Kamaruddin mengaku optimis, apabila dana ZIS dapat dimaksimalkan dengan baik, maka dapat menjadi salah satu pilar perekonomian di Indonesia untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
"Untuk itu Kemenag mempunyai kepentingan untuk melakukan diversifikasi terhadap Lembaga Amil Zakat, saat ini sudah terdapat 38 LAZ tingkat Nasional termasuk LAZNAS MAI ini," ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan SK LAZNAS MAI oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin kepada Ketua Yayasan MAI Foundation, Tedi Nurhikmat.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



