Banjarmasin, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, Kementerian Agama sedang memperjuangkan kesejahteraan bagi para penyuluh seluruh Indonesia.
"Kami juga sedang mengikhtiarkan meningkatkan honor para penyuluh. Selama ini honor penyuluh kita yang non PNS itu hanya Rp1 juta. Kalau yang PNS sesuai standar gaji mereka," kata Kamaruddin di aula Zafry Zamzam UIN Antasari, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (9/6/2021).
Kamaruddin menambahkan, Kemenag ingin honor bagi penyuluh seluruh Indonesia ke depan, sesuai dengan standar upah minimun regional (UMR).
"Kita sedang ikhtiarkan, kita naikkan menjadi standar UMR. Kalau di Banjarmasin standarnya UMR Rp3 juta, ya kita berharap penyuluh juga mendapatkan Rp3 juta dan seterusnya sesuai standar daerah, sedang kita perjuangkan," ujarnya.
Kamaruddin berharap, seiring dengan meningkatnya kesejahteraan, kompetensi dan kapasitas penyuluh juga harus meningkat.
"Meningkatnya kesejahteraan, tentu dengan peningkatan beban kerja, peningkatan kinerja dan kompetensi," tandas Kamaruddin.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



