Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan, program prioritas Menteri Agama tentang Revitalisasi KUA adalah ingin menjadikan KUA sebagai lembaga yang berkontribusi secara signifikan dalam kehidupan keagamaan di masyarakat.
“KUA yang memiliki peran sentral dan fundamental dalam Kemenag harus menjadi lembaga yang powerfull dan lembaga yang dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya saat membuka acara Review Rancangan Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) Pengadaan Lahan KUA Tahun Anggaran 2022 di Hotel Novotel, Jakarta Pusat, Rabu (16/3).
Dirjen menjelaskan, revitalisasi dimulai dari perbaikan sarana dan prasarana. Sehingga menjadi kantor yang memberikan kenyamanan kepada masyarakat.
“Revitalisasi KUA bukan hanya memperbaiki gedungny tetapi termasuk sarana prasarana didalamnya, dari sistem informasinya, komputer dan lainnya yang tekait di dalamnya kita perbaiki,” ujarnya.
Selain itu, Dirjen mengungkapkan, peningkatan SDM di KUA juga penting dilakukan. Dirjen menilai, gedung dan sistem sebagus apapun kalau SDMnya tidak mumpuni dan tidak ditransformasi pasti pelayanannya tidak bagus.
“Karena ujungnya adalah pelayanan publik yang berkualitas. Jadi tujuan akhir dari revitalisai adalah agar KUA memberikan layanan yang bermutu dan berkualitas untuk masyarakat,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



