Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Kementerian Agama (Kemenag), Syamsul Bahri menjelaskan konsep dakwah yang sebaiknya diamalkan para dai dan mubalig. Menurutnya, konsep ini sudah disebutkan dengan jelas di dalam Al-Qur'an.
"Dai itu mengemban tugas mulia membawa manusia kepada jalan Allah, jalan yang diridai Allah. Dai selalu mengajak masyarakat menuju jalan yang benar. Metode yang ditempuh seorang dai adalah metode yang disebutkan di dalam Al-Qur'an Surah An-Nahl ayat 125," ungkap Syamsul saat ditemui di ruang kerjanya, Kantor Kemenag Pusat, Jl. MH. Thamrin No.6, Jakarta Pusat, Jumat (4/6/21).
Syamsul menambahkan, berdakwah adalah mengajak umat manusia ke jalan Allah dengan penuh hikmah. Syamsul mengutip penjelasan ulama tafsir, yang dimaksud hikmah adalah Al-Quran.
"Selanjutnya, sampaikan dakwah dengan cara yang baik dan berdialoglah dengan baik juga," tambahnya.
Menurut Syamsul, metode dakwah inilah yang mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang saling menghargai antar sesama umat beragama.
"Ketika konsep ini didalami oleh penyuluh dan mubalig, jangankan dengan yang seiman, dengan yang beda iman pun kita akan berdamai selama saling membahagiakan," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



