Jakarta, Bimas Islam --- Rumah tangga merupakan basis utama ketahanan bangsa. Agar bisa menopang baiknya ketahanan bangsa, rumah tangga hendaknya dijalankan dengan apa yang diperintahkan Tuhan Semesta Alam.
"Menikahlah karena Allah. Cintai karena Allah. Bekerja karena Allah. Maka Allah akan kirimkan malaikat untuk membawa rahmat, pengawasan, dan membahagiakan," ungkap Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Kemenag, Syamsul Bahri saat ditemui di ruang kerjanya, Kantor Kemenag Pusat, Jl. MH. Thamrin No.6, Jakarta Pusat, Kamis (10/6/21).
Syamsul menambahkan, adanya rumah tangga yang tidak harmonis karena Tuhan tidak dilibatkan di dalam rumah tangga. Alhasil, puluhan tahun menjalani rumah tangga namun tidak didapati ketenangan sebagaimana dijanjikan di dalam Al-Qur'an.
"Cara membangun rumah tangga yang harmonis sudah disebutkan di dalam Islam. Lelaki atau suami itu berperan sebagai pemimpin, pelindung dan penjaga. Maka lindungi, jaga, dan muliakan istri," tambahnya.
Sedangkan istri, lanjut Syamsul, punya kewajiban taat selama perintahnya dalam kebaikan. Salah satu bentuk ketaatan tersebut, menurut Syamsul, adalah rasa cinta.
"Cintai suamimu dengan taat kepadanya. Tampillah menyenangkan di hadapan suami. Jagalah amanahnya saat sedang pergi bekerja. Kemudian saling memaafkan dan saling mendoakan," tambahnya.
Syamsul mengakhiri, jika kiat-kiat ini dijalankan dalam setiap rumah tangga, maka Tuhan akan memberikan solusi atas semua masalah yang dihadapi.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



