Pontianak, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Kemenag, Syamsul Bahri memberikan motivasi dan arahan dalam Pengarusutamaan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan yang dihelat Kanwil Kemenag Kalimantan Barat di Pontianak, Jumat (12/11/21).
Dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, Syamsul mengapresiasi Penyuluh Agama Islam yang senantiasa memberikan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) kepada masyarakat.
"Penyuluh terus berjuang. Penyuluh merupakan profesi istimewa, terhormat, dan diperhitungkan. Tidak ada penyuluh dipandang sebelah mata," ungkap Syamsul.
Guna meningkatkan peran Penyuluh, Syamsul melalui Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais) yang dipimpinnya terus melakukan sinergi dan kerja sama untuk meningkatkan kompetensi 50.000 Penyuluh Agama Islam di seluruh Indonesia.
"Kerja sama dengan Kominfo terkait peningkatan kompetensi ilmu teknologi dan digital untuk mengembangkan narasi positif. Penyuluh siap memberikan penjelasan yang akurat dan valid," tambah Syamsul, bersemangat.
Selain dengan Kominfo, Syamsul juga memaparkan sejumlah kerja sama dengan berbagai pihak terkait peningkatan kompetensi Penyuluh. "Dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terkait pelatihan sertifikasi produk halal, Sekretariat Wakil Presiden terkait pencegahan stunting, dan kerja sama lainnya," pungkas Syamsul.
Hadir dalam kegiatan ini secara luring, pejabat Kanwil Kemenag Kalbar. Secara luring acara ini diikuti 80-an Penyuluh dari seluruh Indonesia melalui aplikasi zoom meeting.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



