Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dari ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah. Menurutnya, kurban merupakan ibadah yang bersifat multidimensi.
"Kurban tidak hanya dilihat dari sisi spiritual semata, melainkan juga ada aspek sosial dan ekonomi yang terkandung di dalamnya," ujar Tarmizi di Jakarta, Kamis (7/7/2022).
Pelaksana Harian (Plh.) Dirjen Bimas Islam ini menyampaikan, dalam setiap peringatan hari raya, umat Islam selalu mengedepankan ibadah sosial. Hal ini, lanjutnya, sebagai bentuk keseimbangan antara konsep hablum minallah dan hablum minannas.
"Pada hari raya Idulfitri, kita diwajibkan untuk membayar zakat fitrah. Sementara saat Iduladha, kita dianjurkan untuk berkurban sebagai wujud kepedulian sosial kita," lanjutnya.
Tarmizi menambahkan, ibadah kurban juga mempunyai dampak positif terhadap perekonomian, yakni adanya peningkatan kebutuhan terhadap hewan ternak seperti sapi, kambing, domba, dan kerbau.
"Momentum hari raya Iduladha ini harus dimanfaatkan agar kita mampu meningkatkan industri peternakan yang bermuara pada perkembangan industri halal," pungkasnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



