Lampung Selatan, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) angkatan 7 dan 8. Sebanyak 50 pasang calon pengantin (Catin) mengikuti Bimwin di Aula Kemenag Lamsel, Rabu (24/11/21).
Salah satu fasilitator dalam Bimwin ini, Rupi Yudiawati menyampaikan hal-hal penting dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Rupi yang merupakan Penyuluh Agama Islam Ahli Muda mengajak para calon pengantin untuk memulai rumah tangga dengan mengenali karakter pasangan.
"Berusaha kenali karakter calon pasangan dan terus pahami setelah menikah. Rumah tangga ini ibarat perjalanan, pasti ada banyak dinamika yang terjadi di sepanjang perjalanan itu," ungkap Rupi di hadapan catin.
Rupi juga menyampaikan pentingnya pengelolaan konflik dalam rumah tangga. Salah satu poin penting dalam hal ini, lanjut Rupi, adalah dengan memahami kiat menyelesaikan konflik.
"Secara umum ada dua hal, yaitu musyawarah dan ishlah (melakukan perbaikan). Musyawarah berarti berdiskusi dengan pihak terkait. Sedangkan ishlah merupakan niat kuat untuk mencari kebaikan bersama," tambahnya.
Dalam Bimwin yang dihadiri langsung Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Lamsel Jamhuri ini, Rupi juga menyampaikan serangkaian sifat yang harus dihindari karena bisa memicu konflik.
"Keegoisan, kebencian, kecemburuan adalah faktor-faktor pemicu konflik dalam rumah tangga. Hindari sebisa mungkin," katanya menyampaikan ajakan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



