Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin mengatakan, kegiatan Festival Literasi Zakat Wakaf 2021 merupakan salah satu ikhtiar pemerintah untuk mengenalkan zakat dan wakaf kepada milenial. Kamaruddin juga mengajak anak muda untuk menunaikan zakat dan wakaf.
“Saya sangat mengapresiaisi kegiatan yang diselenggarakan ini. Kegiatan ini adalah salah satu ikhtiar kita, upaya kita mengenggage anak muda milenial. Anak muda ini merupakan sebuah entitas yang penting,” kata Kamaruddin dalam Webinar Nasional Festival Literasi Zakat Wakaf 2021 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Selasa (7/9/2021).
Kamaruddin menambahkan, 25 persen jumlah penduduk Indonesia saat ini adalah anak muda. Karena itu, sambung Kamaruddin, anak muda sangat berperan penting untuk ikut serta menyukseskan kegiatan zakat dan wakaf.
“Karena itu kita harus melibatkan mereka, mengenggage mereka, mengajak mereka, untuk memahami, untuk mengetahui serta berpartisipasi dalam zakat dan wakaf di Indonesia,” ujar Kamaruddin.
Kamaruddin berharap melalui kegiatan webinar tersebut, dapat berdampak untuk kemajuan zakat dan wakaf, terutama dalam meningkatkan partisipasi anak muda.
“Sekali lagi saya berharap kegiatan ini berdampak jangka panjang, sangat penting sekali untuk kemajuan zakat dan wakaf di Indonesia,” tandasnya.
Webinar yang mengangkat tema tentang “Zakat Wakaf Menuju Indonesia Sehat: Kiprah Lembaga Zakat dan Wakaf Selama Pandemi” ini turut menghadirkan pembicara Ketua Baznas Noor Achmad, dan Sekretaris Badan Wakaf Indonesia Sarmidi Husna.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



