Lebak, Bimas Islam --- Warga Desa Ciladaeun, Kabupaten Lebak mulai merasakan manfaat dari program Kampung Zakat. Kali ini, mereka menggelar panen raya padi setelah mengikuti pendampingan dan pelatihan dari LAZ Al-Azhar.
Koordinator Lapangan Kampung Zakat LAZ Al-Azhar, Salman Abdul Nasir menyampaikan, ada peningkatan produksi padi sekitar 35% pada panen raya kali ini dibandingkan masa panen sebelumnya.
"Sebelumnya, mereka belum mengetahui tentang cara bercocok tanam, bagaimana mengatur jarak tanam padi, atau takaran pemberian pupuk," ungkap Salman saat dihubungi tim pemberitaan Bimas Islam, Kamis (17/3/2022).
Salman menambahkan, selain hasil pertanian, LAZ Al-Azhar juga sedang membina sebagian warga Desa Ciladaeun untuk beternak kambing. Saat ini, lanjutnya, sudah masuk dalam tahap pengembangbiakan hewan ternak yang telah diberikan.
Sementara itu, warga binaan Kampung Zakat Desa Ciladaeun, Njuh mengaku bersyukur dan berterima kasih atas pendampingan yang telah dilakukan LAZ Al-Azhar sehingga dapat meningkatkan hasil panennya.
"Sebelum mendapatkan pendampingan, hasil panen yang saya dapatkan selalu mengecewakan. Tapi kali ini, alhamdulillah kini ada peningkatan yang sangat signifikan," ujarnya.
Sebagai informasi, Kampung Zakat merupakan program yang diinisiasi Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag melalui kerja sama dengan pemerintah daerah setempat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Dalam program ini sekelompok masyarakat berpenghasilan rendah akan dibina dan diberdayakan dengan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



