Banda Aceh, Bimas Islam -- Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, Iqbal menghadiri rapat koordinasi (rakor) Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan Provinsi Aceh di Banda Aceh, Rabu (16/11/2022). Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan aset wakaf agar lebih produktif.
Dalam sambutannya, Iqbal mengatakan, wakaf mempunyai potensi yang besar apabila mampu dikelola dengan baik. Oleh karena itu, menurutnya, literasi dan edukasi tentang wakaf perlu dilakukan secara berkelanjutan.
"Hal ini sudah dilakukan dengan adanya kerja sama antara BWI Aceh dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK)," ujar Iqbal.
Iqbal menilai, dengan adanya kerja sama dengan perguruan tinggi, penguatan literasi tentang wakaf akan lebih optimal. Ia berharap, para mahasiswa dapat menjadi agen literasi wakaf bagi masyarakat, khususnya umat Islam di Provinsi Aceh.
"Penguatan literasi di kalangan mahasiswa, pelajar, dan siswa penting dilakukan. Karena mereka adalah calon pemimpin masa depan," lanjutnya.
Di akhir acara, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Ketua BWI Aceh Abdul Gani Isa dengan Dekan FEB USK Faisal tentang pengembangan wakaf produktif. Penandatanganan ini turut disaksikan Kakanwil Kemenag Aceh Iqbal, Kabag Tata Usaha Marzuki, dan Kabid Urais Binsyar Azhari.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



