Bandar Lampung, Bimas Islam --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Juanda Naim menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Provinsi Lampung. Acara ini bertempat di Hotel Horison Bandar Lampung, Rabu (27/10).
Dalam paparannya, Juanda menyampaikan, menjaga kerukunan merupakan ide dasar dari konsep moderasi beragama yang menjadi program utama dari Kementerian Agama. Konsep moderasi beragama yakni mencari persamaan dan bukan mempertajam perbedaan.
"Moderasi beragama merupakan proses memahami sekaligus mengamalkan ajaran agama secara adil dan seimbang agar terhindar dari perilaku yang berlebihan," paparnya.
Juanda mengatakan, hasil yang ingin dicapai terkait moderasi beragama, yakni meningkatnya kesadaran terhadap realitas kehidupan bangsa Indonesia yang multikultural, serta memahami makna kemajemukan sosial.
"Dengan begitu, dapat tercipta suasana kehidupan masyarakat yang penuh toleransi, tenggang rasa, harmonis, dan memiliki komitmen yang kuat terhadap agama, bangsa, dan negara," lanjutnya.
Juanda menambahkan, arah kebijakan peningkatan kualitas kehidupan beragama yakni peningkatan kualitas pelayanan dan pemahaman beragama, serta kehidupan beragama serta peningkatan kerukunan internal, dan antarumat beragama.
“Sedangkan program pembangunan di bidang agama yakni mengenai peningkatan pemahaman, penghayatan, pengamalan, dan pengembangan nilai-nilai keagamaan," imbuhnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Dukung Keberlanjutan PaRD, Perkuat Kerja Sama Agama dan Pembangunan
Bangkok, Bimas Islam — Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen mendukung keberlanjutan International Partnership on Religion and Sustainable Development…



