Bogor, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) Teladan Provinsi Sulawesi Barat, Cici Zuhriah Irfan kerap terjebak dan tidak bisa segera pulang saat memberikan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) di Desa Lelejae, Kecamatan Bulu Taba, Kabupaten Pasang Kayu, Provinsi Sulawesi Barat.
Hal ini seperti diceritakan Cici saat tampil pada Pemilihan PAI Teladan Tingkat Nasional Tahun 2021 di Bogor, Minggu (28/11/21) malam.
"Daerah binaan termasuk pedalaman. Akses jalan yang sulit, bisa dilalui tapi kalau hujan lebat tidak bisa keluar dari Desa Lelejae karena ada longsor sehingga jalanan licin," ungkap Cici.
Di Desa Lelejae, Cici secara sabar memberikan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) cara membaca Al-Qur'an kepada warga. Salah satu tantangan yang dihadapi Cici adalah dialek daerah warga binaan.
"Cara yang ditempuh dalam memberikan bimluh dengan memotivasi tentang keutamaan berinteraksi dengan Al-Qur'an juga pemahaman keagamaan," tambahnya.
Meski kerap mengalami tantangan medan, Cici terus bersemangat dalam mengajarkan Al-Qur'an kepada warga pedalaman. Guna menyukseskan program Kementerian Agama, Cici juga memberikan pemahaman terkait moderasi beragama.
"Desa Lelejae sangat heterogen. Banyak perbedaan agama, suku, dan kebiasaan. Moderasi Beragama juga kita sampaikan agar masyarakat tetap harmonis," tutup Cici.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



