Jakarta, Bimas Islam --- Di dalam Al-Qur'an terdapat banyak kisah keluarga. Kisah ini bisa dijadikan inspirasi dalam menggapai keluarga yang harmonis.
Hal ini seperti disampaikan Kasubdit Bina Kepenghuluan Ditjen Bimas Islam, Anwar Sa'adi dalam Obrolan Seputar Soal Islam (OBSESI) episode 141 yang disiarkan langsung channel youtube Bimas Islam TV, Kamis (2/6/22).
"Ada kisah keluarga disharmonis dalam cerita Nabi Nuh As dan Nabi Luth As. Istri kedua nabi ini tidak mendukung dakwah suaminya. Kalau zaman sekarang, istri tidak mendukung karir suami," ungkap Anwar.
Keharmonisan keluarga, lanjut Anwar, sangat berpengaruh dalam kualitas pendidikan anak. "Kalau suami dan istri tidak harmonis akan bermasalah terhadap pendidikan anak," tambahnya.
Anwar melanjutkan, Al-Qur'an juga menyebutkan kisah keluarga broken home. Suami dan istri saling bertentangan dalam kebaikan bahkan secara nyata mendukung berbagai keburukan dalam kehidupan sosial.
"Ada juga keluarga broken home yang dilambangkan dengan keluarga Abu Lahab. Suami istri saling dukung dan kompak dalam melaksanakan berbagai keburukan kepada tetangga dan masyarakat sekitar," terang Doktor Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an (PTIQ) Jakarta ini.
Sebagai inspirasi keluarga harmonis, lanjut Anwar, Al-Qur'an menyuguhkan kisah Nabi Ibrahim As dan Nabi Muhammad Saw. Keduanya merupakan keluarga teladan bagi umat Islam bahkan manusia secara umum.
"Inspirasi keluarga harmonis bisa dipelajari dari Nabi Muhammad Saw dan Nabi Ibrahim As. Kita mengenal istilah baitii jannatii (rumahku surgaku) dari keduanya. Suami istri saling memberi, mendukung, dan menutupi aib satu sama lain," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Dukung Keberlanjutan PaRD, Perkuat Kerja Sama Agama dan Pembangunan
Bangkok, Bimas Islam — Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen mendukung keberlanjutan International Partnership on Religion and Sustainable Development…



