Banda Aceh, Bimas Islam --- Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh, Iqbal mendukung program peningkatan literasi keagamaan di masjid. Pernyataan itu disampaikan Iqbal saat menghadiri Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Masjid di Kota Banda Aceh, Ahad (23/1).
Kegiatan yang bertema 'Dalam Rangka Tata Kelola Perpustakaan Masjid yang Lebih Baik' ini diselenggarakan Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) selama tiga hari pada Sabtu hingga Senin (22-24/1).
"Ini menjadi ikhtiar kita dalam memakmurkan masjid, penguatan literasi keagamaan melalui perpustakaan masjid, lebih lagi di Aceh sangat banyak manuskrip, inskripsi, dan artefak peninggalan sejarah," kata Iqbal.
"Tentu saja kami mendukung penuh upaya-upaya yang bersifat penguatan dan peningkatan literasi keagamaan melalui perpustakaan masjid,” imbuhnya.
Iqbal mengakui, kegiatan bimtek terkait tata kelola perpustakaan masjid jarang dan langka dilakukan di Aceh. "Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sekali dilaksanakan di Aceh, mengingat perpustakaan masih sangat sedikit di masjid," katanya.
Ia menambahkan, di Provinsi Aceh, jumlah masjid yang terdata mencapai lebih dari empat ribu unit. Hanya saja, masjid yang memiliki perpustakaan tidak banyak. Untuk itu, ia berharap perpustakaan masjid di Aceh semakin berkembang pesat.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Koordinator Fungsi Kepustakaan Islam Ditjen Bimas Islam Abdullah Alkholis bersama para Subkoordinator di Subdit Kepustakaan Islam, 23 pengurus perpustakaan masjid, dan 10 arsiparis di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



