Cianjur, Bimas Islam -- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Cianjur memastikan 3 KUA yang terdampak gempa sudah direlokasi. Ketiga KUA tersebut adalah KUA Cugenang, Cianjur, dan Cilaku yang bangunannya rusak berat akibat gempa dengan magnitudo 5,6 pada Senin (21/11/2022) lalu.
Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Cianjur, Asep Khairul Mu'min mengemukakan, ketiga KUA tersebut kini telah direlokasi ke tempat baru. Hal ini, lanjutnya, untuk menjaga keamanan masyarakat yang ingin melakukan pendaftaran nikah di KUA.
"Alhamdulillah, sudah ada tempat baru dengan sistem sewa selama gedung yang lama dalam proses rehabilitasi. Kami pastikan layanan di KUA tetap berjalan normal," ungkap Asep.
Asep mengemukakan, di antara ketiga Gedung KUA tersebut, KUA Cugenang merupakan yang terdampak paling parah. Ia menjelaskan, KUA Cugenang berlokasi paling dekat dengan pusat gempa sehingga kerusakannya cukup berat.
"Kondisi KUA Cianjur, ada beberapa ruangan yang tertimpa reruntuhan bangunan di sebelahnya. Sedangkan KUA Cilaku memang bangunannya sudah cukup tua," jelasnya.
Sementara itu, Kepala KUA Cugenang, Sugandi menyatakan, layanan nikah di KUA Cugenang sudah kembali normal. Ia mengungkapkan, pada Desember ini, sudah ada 9 peristiwa nikah yang berlangsung di KUA Cugenang.
"Di tengah keterbatasan akibat bencana gempa, kami tetap semaksimal mungkin memberi pelayanan yang terbaik untuk masyarakat," ujarnya.
(Boy
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



