Cilacap, Bimas Islam -- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Cilacap menargetkan 1.000 majelis taklim moderasi beragama menerima Surat Keterangan Terdaftar (SKT) pada awal tahun 2023. Hal ini disampaikan Kepala Kankemenag Cilacap, Imam Tobroni.
Imam mengatakan, program 1.000 majelis taklim moderasi beragama menjadi upaya memperkuat kerukunan di wilayah Cilacap. Melalui majelis taklim, kata dia, moderasi beragama diharapkan bisa disosialisasikan merata ke seluruh lapisan masyarakat.
"Majelis taklim menjadi wadah yang tepat untuk mengedukasi pentingnya moderasi beragama. Kita menargetkan awal tahun 2023 mencapai 1.000 majelis taklim moderasi beragama telah terdaftar," ujar Imam di Cilacap, Selasa (27/12).
"Kemarin, sebanyak 50 majelis taklim telah menerima SKT di Kesugihan. Dengan penambahan 50 majelis taklim ini, berarti sekarang sudah mencapai 950 majelis taklim yang telah menerima SKT," imbuhnya.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kankemenag Cilacap, Toha menegaskan, sesuai rencana, program 1.000 majelis taklim moderasi beragama akan diluncurkan pada awal tahun 2023. Karenanya, kata dia, sosialisasi pendaftaran SKT majelis taklim terus digencarkan.
"Kami terus menyosialisasikan pentingnya majelis taklim memiliki SKT. Ini akan memudahkan kita dalam berkoordinasi untuk menyosialisasikan dan memperkuat moderasi beragama di Cilacap," katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



