Jakarta, Bimas Islam --- Hidup di daerah kepulauan di ujung timur Indonesia memiliki tantangan tersendiri. Meski mengalami keterbatasan dalam mobilitas dan informasi, hidup di daerah pedalaman tetap harus dijalani dengan semangat mengabdi kepada sesama.
Hal inilah yang dilakukan Kepala Kankemenag Kabupaten Kepulauan Aru, Muhammad Hanafi Rumatiga. Dengan semangat mengabdi, Hanafi melakukan sinergi agar syiar Islam terus dilakukan di tengah masyarakat.
"Baru 2 bulan bertugas di Kankemenag Kabupaten Kepualauan Aru. Alhamdulillah kita terus melakukan berbagai inovasi dalam rangka syiar Islam," ungkap Hanafi saat berkunjung ke Kantor Kemenag Pusat, Jl. MH. Thamrin 6, Jakarta Pusat, Rabu (19/1/22).
Dalam menjalankan syiar Islam ini, Hanafi membuat program Jumat Keliling yang melibatkan Kepala KUA, Penghulu, dan Penyuluh Agama Islam. Penyampaian program dilakukan setelah Salat Jumat.
"Kita juga ajak anak-anak muda untuk bersama-sama melakukan syiar Islam. Kita himpun mereka dalam Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI)," terang Hanafi.
Selain itu, Hanafi juga melakukan sinergi dengan lintas ormas. Bahkan, Hanafi menggabungkan berbagai macam ormas dalam satu wadah untuk sinergi.
"Kita bentuk organisasi Uni Muslim Aru Terpadu (Umat). Anggotanya semua ormas. Kita adakan kegiatan keagamaan tiap bulan dan kita saling sinergi serta saling bantu," pungkas Hanafi.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



