Kuningan, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan menggelar acara bimbingan perkawinan (Bimwin) Pranikah bagi Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah. Acara ini diikuti sebanyak 50 mahasiswa dalam satu angkatan, bertempat di aula MAN 1 Kuningan.
Penyusun Bahan Pembinaan SDM Kepenghuluan Seksi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Kuningan, Atep Baharudin menjelaskan, agenda Bimwin Pranikah ini bisa dilakukan setelah status Kabupaten Kuningan turun menjadi zona kuning atau wilayah dengan tingkat penyebaran Covid-19 rendah.
"Acara ini kita langsung gelar tiga angkatan sekaligus sejak Kamis kemarin. Sebelum PPKM, kita sudah lakukan kepada dua angkatan. Jadi total ada lima angkatan," terang Atep saat dihubungi tim pemberitaan Bimas Islam, Jumat (17/9/2021).
Atep mengatakan, untuk kegiatan Bimwin di Kabupaten Kuningan terbagi menjadi tiga agenda, yakni Bimwin Pranikah untuk usia remaja, Bimwin Klasikal untuk para calon pengantin (Catin) dari Kankemenag Kabupaten Kuningan, dan Bimwin Mandiri yang digelar oleh Kantor Urusan Agama (KUA).
"Kalau untuk Bimwin Klasikal, kemungkinan awal Oktober baru diselenggarakan. Karena saat ini bulan 'apit', artinya angka pernikahan tidak terlalu banyak," imbuhnya.
Atep menambahkan, untuk kegiatan Bimwin pranikah menghadirkan pembicara dari penghulu dan penyuluh yang telah mendapatkan sertifikat fasilitator Bimwin oleh Kementerian Agama RI.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



