Jakarta, Bimas Islam --- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu bersama MUI, BAZNAS, dan BWI menggelar Kampanye Gerakan Literasi Zakat dan Wakaf untuk pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) dan Imam Masjid di Bengkulu.
Kakanwil Bengkulu, Zahdi Taher mengatakan para pimpinan Ponpes dan Imam Masjid adalah tokoh utama dalam mengajak masyarakat berzakat dan berwakaf.
“Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi pemuka agama sebagai garda terdepan dalan mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk berzakat serta berwakaf,” kata Zahdi dalam keterangan tertulis yang diterima bimasislam, Kamis (28/4).
Zahdi berharap potensi zakat dan pengembangan ekonomi umat melalui zakat dan wakaf di Provinsi Bengkulu dapat meningkat.
“Kita bukan hanya dituntut mengedukasi masyarakat tetapi meningkatkan potensi zakat dan wakaf untuk pengembangan ekonomi umat,” ujarnya.
Selain itu, Zuhdi mengingatkan kepada masyarakat di Bengkulu agar menunaikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang terdaftar di Kemenag.
“Penyaluran dana ZIS melalui LAZ yang terdaftar akan lebih tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawabkan pendistribusiannya,” tutupnya.
Acara tersebut dihadiri Kabid Penaiszawa Arsan Ibrahim, Analis Kebijakan Zakat Septy Veronica, Analis Kebijakan Wakaf Hiraga Sampera, dan Penyuluh Agama Islam di Provinsi Bengkulu.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



