Jakarta, Bimas Islam --- Kabid Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf, Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Yufrizal mengatakan, di tahun 2022 telah menyiapkan program unggulan untuk meningkatkan tata kelola zakat.
“Kami akan menjalankan program pembinaan bagi Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan amil dari sisi perbaikan organisasi, pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM), dan peningkatan kompetensi bagi amil,” katanya saat dihubungi bimasislam, Kamis (20/01).
Yufrizal mengatakan, program yang akan dijalankan di antaranya pembinaan organisasi dan SDM bagi LAZ, peningkatan kualitas amil, dan edukasi pentingnya akreditasi syariah lembaga zakat.
“Pembinaan organisasi dan SDM bertujuan melahirkan LAZ profesional yang mampu membuat laporan keuangan pengelolaan dan penyaluran zakat dengan tujuan utama menciptakan kepercayaan bagi masyarakat,” ujarnya.
Yufrizal mengatakan, peningkatan kualitas amil respons dari program di Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf yaitu peningkatan kompetensi Jenjang Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pengelolaan Zakat. Yufrizal menjelaskan, para amil di Sumbar akan dibina untuk persiapan mengikuti sertifikasi amil.
“Seluruh amil di Sumbar akan ditingkatkan kompetensinya untuk persiapan mengikuti sertifikasi amil yang diakui nasional,” ujarnya.
Sedangkan akreditasi syariah, Yufrizal melanjutkan, memiliki peran penting dalam memperbaiki lembaga zakat.
“Akreditasi syariah memiliki peran dalam perbaikan lembaga zakat agar lebih akuntabel , transparansi, dan terpercaya,” tutupnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



