Bengkulu, Bimas Islam --- Kabid Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf Kankemenag Bengkulu Muhammad Soleh mengatakan, jumlah potensi zakat di Provinsi Bengkulu mencapai Rp300 miliar per tahun. Soleh menyatakan untuk mengejar potensi tersebut, Kankemenag Bengkulu dan Baznas meluncurkan program ‘Kebangkitan Zakat’.
“Ini adalah program dalam menyadarkan masyarakat agar mau membayar zakat. Apalagi dalam hukum Islam, zakat merupakan kewajiban yang harus dipenuhi,” katanya melalui keterangan tertulis di Bengkulu, Rabu (9/6).
Soleh menyayangkan dalam realisasinya, total jumlah penghimpunan zakat di Bengkulu belum maksimal. Dari laporan realisasi sementara sejak bulan Januari hingga Mei tahun ini, masih berada diangka Rp27 miliar.
"Dilihat potensinya, kalau semua masyarakat berzakat, maka hitungan kita sejak Januari hingga Mei ini sudah mencapai Rp150 miliar," ujarnya.
Soleh menilai potensi zakat belum tercapai karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam membayar zakat.
"Saat ini, Kankemenag bersama Baznas akan mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran membayar zakat,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



