Agam, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam mencanangkan program Lima Gerakan Al-Qur’an di lingkungan kantor maupun madrasah dalam mengisi kegiatan di bulan suci Ramadan 1442 Hijriah.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Agam, Edi Oktaviandi memaparkan Lima Gerakan Al-Qur’an bertujuan untuk mendekatkan umat Islam dengan kitab sucinya agar menjadi pribadi yang bertakwa, terutama saat bulan suci Ramadan.
"Al-Qur’an adalah bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan seorang muslim. Sebagai pemberi petunjuk dalam kehidupan dunia maupun akhirat," ungkap Edi pada Rabu (14/4).
Edi memaparkan Lima Program Al-Qur’an adalah mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kankemenag Agam untuk membaca Al-Qur’an minimal satu juz setiap hari.
"Selanjutnya adalah gerakan tahfizul Qur’an. Alhamdulillah, sudah banyak ASN disini yang menjadi hafiz dan hafizah, jika hafal 30 juz akan lebih baik lagi," imbuhnya.
Ketiga, adalah memahami isi Al-Qur’an. Menurutnya, Al-Qur'an bukan hanya sekadar dibaca dan dihafal, melainkan juga harus dicerna apa makna yang terkandung di dalamnya.
Program selanjutnya adalah menerapkan atau mengamalkan isi Al-Qur’an, serta melakukan dakwah kepada masyarakat tentang apa yang telah dipelajari dari ayat-ayat Al-Qur’an.
"Hal ini dalam rangka berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan, terutama pada bulan yang penuh berkah bagi umat Islam," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Alissa Wahid: Ketahanan Bangsa Dibangun dari Keluarga
Bogor, Bimas Islam — Penasihat Ahli Menteri Agama, Alissa Wahid, mengungkapkan, ketahanan bangsa berawal dari keluarga yang kuat. Karena itu, penguatan…



