Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengajak seluruh ormas Islam di Indonesia bersinergi meningkatkan kualitas kehidupan dan kesalehan umat beragama.
“Meningkatkan kualitas kesalehan umat tidak bisa dilaksanakan sendiri oleh pemerintah, harus ada peran ormas Islam yang selama ini bekerja secara fundamental mewujudkan Indonesia seperti saat ini,” kata Dirjen saat membuka acara Bimbingan Teknis Pertanggungjawaban Bantuan Pemerintah Tahun 2022 di Hotel Santika, Bogor, Kamis (17/03) malam.
Dirjen mengatakan, sebagai negara yang memiliki tingkat keberagaman budaya, bahasa, etnis, dan agama terbesar di dunia, mesti dijaga. Keberagaman ini harus dijaga oleh seluruh civil society.
“Negara kita menghadapi banyak tantangan yang mengancam keberagaman. Oleh karena itu dibutuhkan peran dalam menjaga persatuan Indonesia,” urainya.
Selain itu, Dirjen mengungkapkan, untuk mempelajari Islam bisa sampai Al-Azhar, Maroko, dan Saudi. Namun, bagaimana Islam diamalkan, dan diimplementasikan di Indonesia.
“Kehebatan anak bangsa dalam menjaga keberagaman di Indonesia sudah terbukti mendapat pujian dari seluruh dunia, dan bangsa di Indonesia sudah sepatutnya belajar dari Indonesia mengelola keberagaman,” pungkasnya.
Kegiatan yang dilaksanakan 17-19 Maret 2022 diikuti 50 peserta yang berasal dari NU, Muhammadiyah, MUI, Masjid Istiqlal, Aisyiyah, dan pejabat Ditjen Bimas Islam.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



