Jakarta, Bimas Islam --- Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag, Ismail Fahmi mengajak warga Muslim untuk konsisten beribadah hingga akhir Ramadan. Hal itu disampaikan Ismail saat menjadi narasumber Inside Ramadan Spesial Bimas Islam yang tayang di JakTV, Kamis (14/4).
“Di akhir-akhir Ramadan memang menjadi sebuah ujian paling berat. Saking rahmatnya bulan ini, sejak awal Ramadan masjid ramai, semakin menjelang akhir, masjid semakin maju safnya,” katanya dalam acara bertema ‘Keutamaan Bulan Ramadan’ ini.
Menurut Ismail, salah satu alasan mengapa 10 hari terakhir di bulan Ramadan terasa berat adalah karena kondisi tubuh yang tidak lagi seoptimal saat awal Ramadan.
“Seharusnya dengan keimanan, semakin menjelang akhir Ramadan itu kita semakin semangat. Hanya saja memang untuk mendapatkan kemenangan dan meraih predikat takwa di bulan Ramadan tidak mudah,” tuturnya.
Selain karena kondisi tubuh tidak lagi prima, lanjut Ismail, banyak bermunculan pikiran-pikiran terkait urusan dunia. “Karena menjelang Idul Fitri, maka banyak yang dipikirkan. Akhirnya dia kejar target dengan usaha yang besar, tapi dia lupa dengan semangatnya di awal Ramadan,” ujarnya.
Menurut Ismail, orang yang konsisten beribadah hingga akhir Ramadan tanpa memikirkan urusan dunia, maka orang tersebut berhak menerima predikat takwa. “Insyaallah dengan modal takwa, semua urusan dunia bisa terselesaikan tanpa kita sangka-sangka,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



