Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) memberikan apresiasi terhadap siaran keagamaan di bulan Ramadan. Hal ini sebagaimana disampaikan Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Juraidi saat menjadi narasumber dalam diskusi Evaluasi Hasil Pengawasan Program Siaran di Bulan Ramadan.
"Saya apresiasi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang telah melakukan tugas dan fungsi pengawasan terhadap siaran keagamaan terutama di bulan Ramadan. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada semua yang terlibat di dalam lembaga penyiaran karena telah melakukan fungsi dakwah," ungkap Juraidi secara virtual di Jakarta, Jum'at (30/4/21).
Juraidi mengutip ayat Al-Qur'an tentang anjuran untuk mengajak kepada kebaikan, perintah untuk melakukan kebaikan dan mencegah kemungkaran. Menurutnya, semua yang terlibat dalam siaran keagamaan termasuk dalam golongan tersebut.
"Semoga semua yang terlibat dalam siaran keagamaan di bulan Ramadan termasuk dalam golongan orang yang beruntung sesuai yang telah Allah janjikan," tambahnya.
Selain Juraidi, hadir narasumber lain dari KPI Pusat dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Diskusi yang diinisiasi oleh KPI ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyiaran keagamaan.
"Semoga dakwah kita semakin berhasil. Semoga ke depan makin baik. Ini merupakan berkah Ramadan sehingga semua pihak ingin berkontribusi dalam berdakwah," pungkasnya.
Hadir dalam diskusi virtual tersebut Ketua Infokom MUI, Masduki Baidlowi, Pengurus KPI Pusat dan perwakilan lembaga penyiaran radio dan televisi.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



