Yogyakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin memberikan arahan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Video Bimbingan dan Penyuluhan Bagi Penyuluh Agama Islam Angkatan ke-3 di Hotel Kimaya Sudirman Yogyakarta, Selasa (17/5/22) sore.
Di hadapan 60 Penyuluh Agama Islam Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dirjen mengajak Penyuluh merasa bangga. "Bapak dan ibu semua memiliki alasan untuk bangga sebagai Penyuluh Agama Islam," ungkap Dirjen.
Penyuluh Agama Islam yang memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat merupakan profesi mulia. Penyuluh terus mencerahkan masyarakat meski menghadapi banyak tantangan.
"Penyuluh adalah guru masyarakat. Penyuluh adalah guru umat. Penyuluh terus mengajar masyarakat tanpa batas dengan tantangan yang tidak sederhana. Sepatunya Penyuluh merasa bangga," tambahnya.
Hadir dalam acara ini, Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri, Kasubdit Penyuluh Agama Islam, Ahmad Mu'thi Shofieq, Subkoordinator Pengembangan Penyuluh Agama Islam, Amirullah, dan Subkoordinator Administrasi Jabatan Fungsional Penyuluh Agama Islam, Alif Purwoko. Hadir pula Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY, Sigit Warsita beserta jajarannya.
"Bangga menjadi Penyuluh karena tugas memberikan pencerahan dan bimbingan kepada masyarakat sangat mulia dan bermartabat. Penyuluh adalah guru dan rujukan masyarakat terkait persoalan keagamaan dan dinamika kehidupan," pungkas Dirjen.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



