"Kami baru saja melepas sekitar 10 truk bantuan dari masyarakat Indonesia melalui BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat, dengan perantara salah satu mitra kita, yaitu LSM/NGO Misr Al Khair di Mesir. Semoga proses pengirimannya berjalan dengan lancar," ungkap Kamaruddin kepada wartawan Bimas Islam pada Senin (18/12).
Kamaruddin yang juga merupakan komisioner BAZNAS Ex-Officio menambahkan, bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Gaza dan Palestina secara keseluruhan.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan penderitaan masyarakat Gaza secara khusus dan Palestina secara umum," tambahnya.
Kamaruddin mengungkapkan, bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia melalui BAZNAS difokuskan untuk kebutuhan darurat. Bantuan tersebut meliputi obat-obatan, makanan pokok, dan kebutuhan darurat lainnya yang dibutuhkan oleh korban konflik.
"Bantuan ini difokuskan bagi keadaan darurat, termasuk kebutuhan pengobatan dan kebutuhan konsumsi di pengungsian," jelasnya.
Sebelumnya, Kamaruddin telah mengajak masyarakat Indonesia untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui BAZNAS, yang telah memiliki mitra yang jelas dalam penyaluran dana kemanusiaan. Terutama dalam situasi keamanan di Palestina, ia berharap masyarakat Indonesia dapat mengandalkan BAZNAS dan LAZ sebagai mitra BAZNAS yang sudah memiliki pengalaman dalam penyaluran dana kemanusiaan di Mesir.
"Bersama dengan NGO Misr Al Khair, BAZNAS juga menjalin kerja sama dengan sejumlah NGO Bait Zakat dan Egyptian Red Crescent (Hilal Ahmar Mesir)," tambahnya.
Pelepasan bantuan kemanusiaan ini menandai komitmen Indonesia untuk memberi dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah yang terkena dampak konflik dan krisis kemanusiaan.
Ba/Mr



