Kepala Subdirektorat Kemasjidan, Akmal Salim Ruhana menyampaikan, Beauty Contest digelar untuk menetapkan bank calon mitra yang memenuhi standar pelayanan kebutuhan dan prinsip pengelolaan keuangan yang transparan, efektif, dan akuntabel dalam penyaluran bantuan dana pemerintah (Kemenag).
“Ruang lingkup kerja Kemenag sangat luas, maka dibutuhkan layanan yang bisa menjangkau hingga ke daerah, termasuk kemudahan akses yang diberikan mitra perbankan,” ungkapnya, Kamis (1/2).
Akmal menjelaskan, penilaian akan dilakukan berdasarkan layanan yang diberikan oleh calon mitra bank. “Para peserta akan melakukan presentasi produk layanan perbankan, hasilnya akan dinilai oleh Tim Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada 2 Februari, serta di SK-kan pada 5 Februari,” ungkap Akmal.
Aspek penilaian, imbuh Akmal, mencakup keluasan layanan, kemudahan akses, komitmen terhadap pengembangan masjid dan musala, pengalaman kerja sama dengan instansi lain, serta ketersediaan jaringan IT.
“Kelima aspek ini menjadi kunci untuk optimalnya penyaluran bantuan dana dari pemerintah, termasuk Bantuan Operasional untuk Masjid Ramah yang sementara masih terbuka permohonan pengajuannya,” pungkas Akmal.
Wcp/Mr



