Bandung, Bimas Islam --- Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat berkolaborasi dengan Tim Jabar Mengaji menyelenggarakan Kultum dan Tahsin Bakda Subuh dengan penceramah utama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Adib.
Pada kesempatan tersebut, Adib menjelaskan cara menghafal Alquran dengan 'Smart Method Bilqalam: Belajar Bahasa Al-Qur'an Sembilan Jam'. Metode ini merupakan hasil dari penelitian panjang dirinya yang dituangkan dalam buku berjudul serupa.
"Bagi umat Islam di Indonesia, sasaran dalam mempelajari Al-Qur’an yang pertama adalah untuk mengenal dan mampu melafalkan teks atau tulisan yang berbahasa Arab sesuai dengan tuntutan tajwid dan fashahah," jelasnya pada Rabu (14/4).
Adib menuturkan terdapat sembilan tema pokok mengandung kosakata yang banyak terulang sehingga jika digabungkan mencapai 80 persen kosakata dalam Al-Qur’an.
"Tujuan belajar bahasa Al-Qur’an lebih terbatas pada keterampilan membaca. Maka dengan pendekatan Smart Method Bilqalam, belajar bahasa Arab dengan tujuan terbatas yaitu mengenal makna bacaan melalui kaidah-kaidah dasar," tuturnya.
Maka dari itu, Adib berharap dengan adanya 'Smart Method Bilqalam' akan melahirkan inovasi-inovasi baru metode belajar membaca Al-Qur’an sehingga mampu mengantarkan generasi terbebas dari buta huruf Al-Qur’an.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Alissa Wahid: Ketahanan Bangsa Dibangun dari Keluarga
Bogor, Bimas Islam — Penasihat Ahli Menteri Agama, Alissa Wahid, mengungkapkan, ketahanan bangsa berawal dari keluarga yang kuat. Karena itu, penguatan…



