Jepara, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menjadi salah satu pembicara pada Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) 2 tahun 2022 di Jepara, Jumat (25/11/22). Kamaruddin menyatakan, perempuan memiliki andil besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Secara empiris dan historis tidak bisa dibantah lagi bahwa peran perempuan sangat besar dalam kehidupan berbangsa dan beragama," ungkap Kamaruddin.
Guru Besar Ilmu Hadis UIN Alauddin Makassar ini mengungkap, peran perempuan pada abad 1 dan 2 hijriah amat besar. Katanya, perempuan dari kalangan sahabat Nabi, tabi'in (pengikut/penerus sahabat), tabi' tabi'in (pengikut tabi'in) sangat berkontribusi dalam periwayatan hadis.
"Transmisi ilmu pengetahuan pada abad pertama dan kedua hijriah tidak bisa dilepaskan dari peran perempuan. Mulai dari sahabat Nabi, tabi'in, tabi' tabi'in, hingga mukhorij (yang mengeluarkan hadis), perempuan terlibat sangat signifikan dan intensif sehingga sumber otoritas kita diwarnai kontribusi perempuan," sambungnya.
Kamaruddin berharap, catatan sejarah tersebut menjadi motivasi bagi perempuan Indonesia untuk terus berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi, tandasnya, negara memberikan ruang lebar bagi keterlibatan perempuan di berbagai bidang.
"Tantangan negara ini sangat besar dan membutuhkan partisipasi serta kontribusi ulama perempuan," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



