Makassar, Bimas Islam --- Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag, M. Adib mengatakan, KUA Revitalisasi harus responsif terhadap persoalan masyarakat. Hal ini seperti disampaikan pria yang akrab disapa Gus Adib dalam Bimtek Petugas Layanan KUA di Sulawesi Selatan di Kota Makassar, Kamis (30/6/22) malam.
"KUA Revitalisasi memiliki program yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Jangan hanya berkerja ala kadarnya, tetapi ciptakanlah program yang dibutuhkan dan menyelesaikan persoalan masyarakat," ungkap Gus Adib.
Gus Adib menegaskan, KUA merupakan wakil pemerintah di tingkat kecamatan. Petugas KUA sebagai wakil negara berkewajiban melayani masyarakat.
"Bapak dan ibu di KUA merupakan wakil pemerintah dan negara dalam melayani masyarakat. Negara memberikan layanan dan perlindungan kepada masyarakat melalui ASN atau PNS di KUA," tambahnya.
Dalam melaksanakan peran ini, Gus Adib melanjutkan, KUA didorong berinisiatif untuk membangun jejaring kerja di tingkat kecamatan. "KUA juga harus terdepan dalam mengambil inisiatif membangun jejaring kerja untuk membentuk ketahanan keluarga di tingkat kecamatan," pungkasnya.
Hadir sebagai narasumber dalam Bimtek yang dilaksanakan pada Rabu-Sabtu, 29 Juni-2 Juli 2022 ini, Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel, Khaeroni, Kasubdit Bina Kelembagaan KUA Ditjen Bimas Islam, Wildan Hasan Syadzili, motivator, dan konsultan publik.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



