Jakarta, Bimas Islam --- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Bengkulu melalui Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) menggelar peningkatan literasi zakat dan wakaf untuk mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup, Bengkulu.
“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjadikan mahasiswa sebagai duta penyuluh zakat dan wakaf untuk mengedukasi masyarakat soal pentingnya zakat dan wakaf dalam memberantas kemiskinan,” kata Kepala Bidang (Kabid) Penaiszawa, Arsan S. Ibrahim dalam sambutannya yang mewakili Kakanwil Kemenag Bengkulu, Zahdi Taher saat dihubungi Bimas Islam, Kamis (9/12).
Arsan mengatakan, kegiatan yang diikuti oleh 60 mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) IAIN Curup ini dapat meningkatkan literasi mahasiswa sehingga paham tentang zakat dan wakaf.
“Mahasiswa dapat menjelaskan zakat dan wakaf kepada masyarakat terutama kepada keluarga sekitarnya dan teman-temannya,” ujarnya.
Selain itu, Arsan juga mengucapkan terima kasih kepada IAIN Curup yang telah memfasilitasi para peserta untuk mengikuti kegiatan peningkatan literasi zakat dan wakaf bagi mahasiswa.
Kegiatan dihadiri Rektor IAIN Curup yang diwakili oleh Muhammad Istan, Kemenag Rejang Lebong diwakili Kasubag TU Suardi Hirul, Kepala Seksi (Kasi) Zakat Kanwil Kemenag Bengkulu Septy Veronica, dan Kasi Wakaf Kanwil Kemenag Bengkulu Hiraga Sampera.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



