Waryono menyampaikan, Rumah Sehat BAZNAS di Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon yang dibangun di atas tanah wakaf menunjukkan bahwa zakat dan wakaf yang dikelola secara produktif dapat memberi manfaat nyata bagi umat.
"Saya sangat mendukung apa yang sudah dilakukan oleh BAZNAS RI. Dengan dibangunnya Rumah Sehat di pesantren, diharapkan dapat memberi layanan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin dan duafa," ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad menjelaskan, Rumah Sehat BAZNAS dibangun atas dasar kepedulian BAZNAS dan muzaki untuk mendukung kesehatan masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. "Rumah Sehat BAZNAS adalah salah satu program unggulan BAZNAS sebagai lembaga pemerintah non-struktural," katanya.
Ia berharap, Rumah Sehat BAZNAS dapat bertransformasi menjadi Rumah Sakit Pendidikan Kempek Cirebon di masa depan. Manajemen Rumah Sehat BAZNAS juga diharapkan dapat dilakukan secara profesional dengan melibatkan tenaga media yang kompeten dan berkualitas.
Pimpinan BAZNAS RI Saidah Sakwan, menekankan pentingnya peran zakat dan wakaf dalam pembangunan sosial, khususnya di bidang kesehatan. "Rumah Sehat ini adalah wujud nyata komitmen BAZNAS untuk memberi kontribusi positif kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Bupati Cirebon, Imron menyambut baik inisiatif BAZNAS dan berharap Rumah Sehat ini akan menjadi contoh inspiratif bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan zakat dan wakaf secara efektif. "Semoga Rumah Sehat ini menjadi berkah bagi banyak orang," tuturnya.
Andayani/Mr



