Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menyampaikan pentingnya sinergi dengan media untuk menyosialisasikan berbagai program pembinaan kepada masyarakat. Sinergi ini merupakan upaya agar program Kemenag bisa menjangkau sebanyak mungkin masyarakat.
"Kemenag memiliki mutual interest dengan media. Kami memiliki banyak sekali program untuk masyarakat dan butuh instrumen dalam mendesiminasikan program tersebut kepada sebanyak mungkin masyarakat," ungkap Dirjen saat menerima kunjungan Jak TV di Kantor Kemenag Pusat, Jl. MH. Thamrin 6, Jakarta, Kamis (27/1/22).
Selain dengan bermitra, Dirjen juga terus meningkatkan sosialisasi program melalui berbagai platform digital dan media sosial. "Kami ada podcast, ada website, dan berbagai akun media sosial yang terus kita tingkatkan jangkauannya," tambahnya.
Dirjen berharap dengan semakin banyaknya media yang menyiarkan konten keagamaan yang moderat akan berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas keberagamaan di tengah masyarakat. Pasalnya, hingga kini masih ada pihak yang menyampaikan paham ekstrem dan teror di berbagai platform media sosial.
"Supaya ada sinergi dan kolaborasi produktif, efektif, dan kontributif dalam mengawal keindonesiaan ini dengan konten-konten keagamaan yang moderat," pungkas Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini.
Hadir dalam pertemuan ini, Direktur Pemberitaan Jak TV, Tian Bahtiar bersama 3 timnya dan Analisis Kebijakan pada Seksi Siaran Keagamaan Islam Direktorat Penerangan Agama Islam, Nur Kumala Dewi.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



